Showing posts with label Cara Tanam. Show all posts
Showing posts with label Cara Tanam. Show all posts

Cara Menanam Cempedak Berbuah Manis dan lebat

Buah cempedak merupakan buah yang memiliki bentuk dan aroma yang mirip dengan nangka, namun kedua jenis buah ini sebeenarnya berbeda. Perbedaan Buah Cempedak dengan Buah nangka adalah buah cempedak relatif lebih kecil dibanding buah nangka, dan daging buah cempedak juga lebih kecil dan berbentuk relatif bulat, aroma buah cempedak lebih tajam dibanding buah nangka. Saat ini banyak juga yang mengkawinkan campedak dan nangka yang disebut dengan nangkadak, buah nangka dengan rasa cempedak.
Baca Juga;
Manfaat Buah Cempedak bagi Kesehatan

Budidaya pohon cempedak agar cepat berbuah dapat dilakukan dengan beberapa langkah berikut:

Menyiapkan Bibit Cempedak


Pembibitan buah cempedak yang paling sering dilakukan adalah melalui bijinya, yaitu dengan melakukan penyamaian biji campedak dari buah cempedak yang tua dan matang. Sebelum melakukan penyemaian, biji cempedak harus dibersihkan dari dagingnya yang masih tersisa dan juga lendir-lendir yang terkandung dalam kulit bijinya. Pembersihan dapat dilakukan dengan mencuci dan menjemur biji dibawah sinar matahri sekitar 2 jam saja.

Siapkan media semai berupa polybag yang diisi dengan campuran tanah dan pupuk kandang, jumlah polybag disesuaikan dengan jumlah bibit yang akan disemai. Pada saat penyemaian, 1 polybag hanya untuk 1 biji cempedak saja.

Sebelum dilakukan penyemaian, biji cempedak sebaiknya direndam kembali dalam air hangat dan biarkan selama 2 hari di dalam rendaman air. Angkat dan tiriskan biji cempedak tersebut, benamkan biji cempedak ke media semai yang telah disiapkan. Lakukan penyiraman sehari sekali pada sore hari. Biarkan sampai bibit cempedak tumbuh dan mencapai tinggi batang 60cm-70cm atau diameter batang sekitar 1,5cm untuk siap ditanam ke lahan tanam permanen.

Jika anda menginginkan pohon cempedak yang cepat berbuah, maka penyiapan bibit sebaiknya dilakukan dengan okulasi. Namun tingkat keberhasilannya cukup rendah, mengingat kandungan getah pada pohon cempedak cukup banyak. Lakukan okulasi dengan cara yang benar seperticara menanam pohon srikaya.

Apabila anda tidak ingin repot, beli saja bibit buah cempedak di kios-kios yang menjual bibit tanaman buah dan bibit bunga. Carilah bibit yang dibudidayakan dari hasil okulasi atau sambung pucuk, biasanya ditandai dengan adanya bekas sayatan di kulit pohonnya. Biarkan selama 2 minggu bibit hasil pembelian, agar menyesuaikan dengan lingkungan sekitar.


Menyiapkan Lahan Tanam Buah Cempedak


Pohon cempedak dan pohon nangka adalah pohon yang memerlukan ruang tumbuh, serta bentuk batangnya yang rindang. Sehingga lahan tanam untuk pohon campedak sebaiknya lahan yang relatif luas, dan jauhkan dari bangunan rumah, dikhawatirkan akar pohon cempedak dapat merusak struktur bangunan rumah.

Buatlah lubang tanam dengan ukuran 60cm x 60cm dengan kedalaman sekitar 50cm - 60cm, isi lubang tanam dengan pupuk kandang sampai 1/2 bagian terisi. Biarkan lubang selama 3 minggu sebelum ditanami agar unsur hara dalam pupuk kandang meresap sempurna dalam tanah.

Jika pohon buah cempedah akan dibudidayakan dalam jumlah yang banyak, maka buatlah lubang tanam dengan ukuran yang sama pada jarak sekitar 10-12meter dari lubang yang sebelumnya.

Menanam Bibit Pohon Cempedak

Setelah bibit siap tanam, maka langkah selanjutnya adalah memindahkan bibit pohon cempedak dekat lubang tanam yang telah dibuat. Robek polybag semaian secara perlahan agar tanah semaian tidak hancur, kemudian masukkan pangkal bibit cempedak ke dalam lubang tanam yang telah disediakan. Tutup  lubang dengan tanah sisa galian yang ada di dekat lubang. Padatkan dengan cara menginjak secara perlahan-lahan. Lakukan penyiraman setelah semua bibit nangka selesai ditanam.

Penanaman cempedak sebaiknya dilakukan pada awal musin hujan agar tidak perlu repot melakukan penyiraman.


Merawat Pohon Cempedak


Perawatan yang dilakukan adalah dengan melakukan penyulaman pada bibit yang mati dan membersihkan rumput atau tanaman perdu yang tumbuh disekitar pohon cempedak, kemudian lakukan pemupukan ulang pada umur tanaman sekitar 6 bulan dengan menggunakan pupuk kandang.


Masa Panen Buah Cempedak


Pohon cempedak yang dibudidayakan dari biji, akan menghasilkan buah pada umur tanaman sekitar 7-10 tahun, namun jika bibit cempedak hasil okulasi akan menghasilkan buah pada umur 5 tahun. Pemanenan dilakukan jika buah sudah masak yang ditandai dengan muncul bau harum dan juga jika dipukul menggunakan telapak tangan akan menghasilkan bunyi yang berbeda dengan saat masih muda..

Itulah beberapa langkah sederhana cara menanam pohon buah cempedak yang benar dari biji dan secara okulasi agar cepat menghasilkan buah. Saat ini sudah banyak dikembangkan bibit pohon nangkadak (nangka dan cempedak) yang dapat ditanam dalam pot sebagai tanaman buah dalam pot (tabulampot) yang  dapat menghasilkan buah dalam usia tanam sekitar 2-3 tahun saja. Tentunya ini menjadi kabar baik bagi para pecinta tanaman, tidak perlu menunggu terlalu lama untuk dapat menikmati pohon cempedak yang cepat berbuah.

Langkah Langkah BUDIDAYA ALPUKAT

Langkah Langkah BUDIDAYA ALPUKAT

Pembibitan

1. Persyaratan Bibit 
    Bibit yg baik antara lain yg berasal dari 
  • Buah yg sudah cukup tua.
  • Buahnya tidak jatuh hingga pecah.
  • Pengadaan bibit lebih dari satu jenis untuk menjamin kemungkinan adanya persarian bersilang.

2. Penyiapan Bibit
Sampai saat ini bibit alpukat hanya dapat diperoleh secara generatif (melalui biji) & vegetatif (penyambungan pucuk/enten & penyambungan mata/okulasi).
Dari ketiga cara itu, bibit yg diperoleh dari biji kurang menguntungkan karena tanaman lama berbuah (6-8 tahun) & ada kemungkinan buah yg dihasilkan berbeda dgn induknya. Sedangkan bibit hasil okulasi maupun enten lebih cepat berbuah (1-4 tahun) & buah yg didapatkannya mempunyai sifat yang sama dgn induknya. 
Baca juga
Manfaat Buah Alpukat bagi kesehatan
3. Teknik Penyemaian Bibit

a. Penyambungan pucuk (enten)
Pohon pokok yg digunakan untuk enten adalah tanaman yg sudah berumur 6-7 bulan/dapat juga yg sudah berumur 1 tahun, tanaman berasal dari biji yg berasal dari buah yg telah tua & masak, tinggi 30 cm/kurang, & yg penting jaringan pada pangkal batang belum berkayu. Sebagai cabang sambungannya digunakan ujung dahan yg masih muda & berdiameter lebih kurang 0,7 cm. Dahan tersebut dipotong miring sesuai dgn celah yg ada pada pohon pokok sepanjang lebih kurang 10 cm, kemudian disisipkan ke dlm belahan di samping pohon pokok yg diikat/dibalut. Bahan yg baik untuk mengikat adalah pita karet, plastik, rafia/kain berlilin. Sebaiknya penyambungan pada pohon pokok dilakukan serendah mungkin supaya tidak dapat kuncup pada tanaman pokok. Enten-enten yg telah disambung diletakkan di tempat teduh, tidak berangin, & lembab. Setiap hari tanaman disiram, & untuk mencegah serangan penyakit sebaiknya tanaman disemprot fungisida. Pada musim kering hama tungau putih sering menyerang, untuk itu sebaiknya dicegah dgn semprotan kelthane. Bibit biasanya sudah dapat dipindahkan ke kebun setelah berumur 9-16 bulan, & pemindahannya dilakukan pada saat permulaan musim hujan

b) Penyambungan mata (okulasi)
Pembuatan bibit secara okulasi dilakukan pada pohon pangkal berumur 8-10 bulan. Sebagai mata yg akan diokulasikan diambil dari dahan yg sehat, dgn umur 1 tahun, serta matanya tampak jelas. Waktu yg paling baik untuk menempel yaitu pada saat kulit batang semai mudah dilepaskan dari kayunya. Caranya adalah kulit pohon pokok disayat sepanjang 10 cm & lebarnya 8 mm. Kulit tersebut dilepaskan dari kayunya & ditarik ke bawah lalu dipotong 6 cm. Selanjutnya disayat sebuah mata dgn sedikit kayu dari cabang mata (enthout), kayu dilepaskan pelan-pelan tanpa merusak mata. Kulit yg bermata dimasukkan di antara kulit & kayu yg telah disayat pada pohon pokok & ditutup lagi, dgn catatan mata jangan sampai tertutup. Akhirnya balut seluruhnya dgn pita plastik. Bila dlm 3-5 hari matanya masih hijau, berarti penempelan berhasil. 
Selanjutnya 10-15 hari setelah penempelan, tali plastik dibuka. Batang pohon pokok dikerat melintang sedalam setengah diameternya, kira-kira 5-7,5 cm di atas okulasi, lalu dilengkungkan sehingga pertumbuhan mata dapat lebih cepat. Setelah batang yg keluar dari mata mencapai tinggi 1 m, maka bagian pohon pokok yg dilengkungkan dipotong tepat di atas okulasi & lukanya diratakan, kemudian ditutup dgn parafin yg telah dicairkan. Pohon okulasi ini dapat dipindahkan ke kebun setelah berumur 8-12 bulan & pemindahan yg paling baik adalah pada saat permulaan musim hujan. dlm perbanyakan vegetatif yg perlu diperhatikan adalah menjaga kelembaban udara agar tetap tinggi (+ 80%) & suhu udara di tempat penyambungan jangan terlalu tinggi (antara 15-25°C). Selain itu juga jangan dilakukan pada musim hujan lebat serta terlalu banyak terkena sinar matahari langsung. Bibit yg berupa sambungan perlu disiram secara rutin & dipupuk 2 minggu sekali. Pemupukan bisa bersamaan dgn penyiraman, yaitu dgn melarutkan 1-1,5 gram urea/NPK ke dlm 1 liter air. Pupuk daun bisa juga diberikan dgn dosis sesuai anjuran dlm kemasan. Sedangkan pengendalian hama & penyakit dilakukan bila perlu saja.

Pengolahan Media Tanam

Lahan untuk tanaman alpukat harus dikerjakan dgn baik; harus bersih dari pepohonan, semak belukar, tunggul-tunggul bekas tanaman, serta batu-batu yang mengganggu. Selanjutnya lahan dicangkul dlm atau ditraktor, lalu dicangkul halus 2-3 kali. Pengerjaan lahan sebaiknya dilakukan saat musim kering sehingga penanaman nantinya dapat dilakukan pada awal atau saat musim hujan.

Teknik Penanaman

1. Pola Penanaman
Pola penanaman alpukat sebaiknya dilakukan secara kombinasi antara varietas-varietasnya. Hal ini mengingat bahwa kebanyakan varietas tanaman alpukat tidak dapat melakukan penyerbukan sendiri, kecuali varietas ijo panjang yg memiliki tipe bunga A. Ada 2 tipe bunga dari beberapa varietas alpukat di Indonesia, yaitu tipe A & tipe B. Varietas yg tergolong tipe bunga A adalah ijo panjang, ijo bundar, merah panjang, merah bundar, waldin, butler, benuk, dickinson, puebla, taft, & hass. Sedangkan yg tergolong tipe B adalah collinson, itszamma, winslowsaon, fuerte, lyon, nabal, ganter, & queen. Penyerbukan silang hanya terjadi antara kedua tipe bunga. Oleh karena itu, penanaman alpukat dlm suatu lahan harus dikombinasi antara varietas yg memiliki tipe bunga A & tipe bunga B sehingga bunga-bunganya saling menyerbuki satu sama lain. 

2. Pembuatan Lubang Tanam
  • Tanah digali dgn ukuran panjang, lebar, & tinggi masing-masing 75 cm. Lubang tersebut dibiarkan terbuka selama lebih kurang 2 minggu. 
  • Tanah bagian atas & bawah dipisahkan.
  • Lubang tanam ditutup kembali dgn posisi seperti semula. Tanah bagian atas dicampur dulu dgn 20 kg pupuk kandang sebelum dimasukkan ke dalam lubang.
  • Lubang tanam yg telah tertutup kembali diberi ajir untuk memindahkan mengingat letak lubang tanam.

3. Cara Penanaman 
Waktu penanaman yg tepat adalah pada awal musim hujan & tanah yg ada dlm lubang tanam tidak lagi mengalami penurunan. Hal yg perlu diperhatikan adalah tanah yg ada dlm lubang tanam harus lebih tinggi dari tanah sekitarnya. Hal ini untuk menghindari tergenangnya air bila disirami atau turun hujan. 

Langkah-langkah penanaman adalah sebagai berikut:

  1. Lubang tanam yg telah ditutup, digali lagi dgn ukuran sebesar wadah bibit.
  2. Bibit dikeluarkan dari keranjang atau polibag dgn menyayatnya agar gumpalan tanah tetap utuh.
  3. Bibit beserta tanah yg masih menggumpal dimasukkan dlm lubang setinggi leher batang, lalu ditimbun & diikatkan ke ajir.
  4. Setiap bibit sebaiknya diberi naungan untuk menghindari sinar matahari secara langsung, terpaan angin, maupun siraman air hujan. Naungan tersebut dibuat miring dgn bagian yg tinggi di sebelah timur. Peneduh ini berfungsi sampai tumbuh tunas-tunas baru atau lebih kurang 2-3 minggu.


Cara Menanam Buah Anggur didalam Pot dan Dirambat

Buah anggur adalah salah satu tumbuhan merambat. Buah ini biasanya dikonsumsi langsung atau bisa juga diolah menjadi jus atau untuk bahan campuran makanan lainnya. Buah ini juga bisa diolah menjadi kismis. Rasanya manis dan sedikit kecut. Bentuknya juga bulat dan ada juga yang lonjong dan warnanya bervariasi. Ada yang warna merah, ungu, dan hijau. Buah anggur mengandung vitamin yang dapat mencegah terkena kanker dan juga penyakit lainnya. Selain itu juga bermanfaat sebagai anti radikal bebas. Cara penanamannya sendiri macam-macam. Ada yang cara menanam anggur di pot atau dirambatkan langsung di halaman rumah.
 Baca juga
Manfaat Anggur Bagi Kesehatan
Manfaat Apel Bagi Kesehatan 
Dengan ditanam di dalam pot, kita bisa mendapatkan keindahannya juga. Karena tanaman ini termasuk tanaman merambat, maka buah akan bergelantungan sehingga tampak unik. Jadi selain untuk dibudidayakan, cara menanam anggur di pot juga bisa untuk menghiasi halaman rumah anda. Namun cara menanam anggur dalam pot tidak bisa sembarangan. Karena ada beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya tanaman buah anggur dapat tumbuh dengan baik. Dari pemilihan pot, media tanam, hingga perawatannya juga perlu dilakukan dengan benar. Karena menanam anggur sendiri jika ingin hasilnya baik, caranya berbeda dengan menanam tumbuhan yang lainnya.

Langkah pertama cara menanam anggur di pot adalah memilih pot yang tepat. Dari berbagai jenis pot yang ada, jenis pot yang cocok untuk tanaman anggur adalah yang terbuat dari bahan dasar tanah. Karena pot dari tanah memiliki pori-pori di bagian dasarnya yang bisa menyerap air. Sehingga pengaruhnya cukup baik untuk menanam anggur. Pilih juga model pot yang bagus karena cara tumbuh tanaman anggur ini yang unik, ditambah dengan pot yang bagus bisa membuat tampilan menjadi lebih cantik. Pilih pot yang ukuran diameternya lebih besar dari permukaan dasarnya atau bisa juga ukurannya sama besar.

Selain itu, akar tanaman juga tidak mudah kering jika terlambat dalam memberikan air dan juga tidak lembab jika terlalu banyak memberikan air. Jadi disarankan untuk pilih pot yang bagus dengan bahan dasar dari tanah. Langkah cara menanam anggur di pot selanjutnya adalah media tanam. Media tanam yang digunakan untuk cara tanam anggur dalam pot harus sesuai dengan karakteristik dari tanaman anggur itu sendiri. Media tanam yang cocok untuk menanam anggur adalah pasir dan juga pupuk kandang. Pasir mudah ditembus air dan juga akar buah anggur. 
Sebelum bibit anggur dimasukkan ke dalam pot, terlebih dahulu masukkan pasir dan pupuk kandang yang sudah dicampur dengan rata. Untuk lebih bagus lagi, 1/3 pot diisi tanah gambut. Agar bisa menghambat air keluar dari pot.


Menanam Anggur dalam Pot

Cara menanam anggur dalam pot adalah langkah pertama, masukkan terlebih dahulu batu bata yang sudah dipecah menjadi kecil-kecil dimasukkan ke dasar pot. Batu bata bisa diganti dengan genting. Lalu media tanam yang sudah dicampur dengan rata tadi dimasukkan ke dalam pot. Lalu isi sampai penuh. Setelah itu buat lubang untuk menanam anggur di tengahnya dengan ukuran lebih besar dari polybag yang digunakan bibit anggur.


Cara Menanam Anggur di Rambat

Selanjutnya kita memasuki pembahasan mengenai cara penanaman anggur. Teknik menanam anggur yang benar yakni dimulai pada waktu musim kemarau. Cara tanam yang digunakan cukup sederhana saja, yakni dengan menempatkan bibit-bibit anggur yang telah siap tanam kedalam lubang-lubang tanam di atas lahan. Selanjutnya tanaman anggur tersebut tinggal kita rawat dengan pengairan, pemupukan, maupun penyemprotan hama secara rutin. Kemudian jangan lupa juga menyediakan media rambatan berupa anyaman untuk setiap tanaman anggur yang kita tanam.


Cara Menanam Apel Merah

Apel merah adalah buah yang memiliki rasa yang sangat segar. Ada 2 cara yang umum dilakukan untuk menanam buah apel. Cara yang pertama adalah dengan menggunakan tanaman stek atau cangkok dan cara yang kedua adalah dengan biji secara langsung. Karena menanam buah apel dengan cara bibit stek sudah umum maka pada penjelasan kali ini kami akan menjelaskan cara menanam apel merah dari biji. Pada awalnya tanaman apel memang tumbuh melalui biji, akan tetapi dengan adanya perkembangan zaman maka muncul metode lain untuk menanam pohon apel yaitu dengan cara stek atau cangkok.


Untuk menanam pohon apel merah dengan cara menggunakan biji maka anda membutuhkan biji yang berkualitas. Dalam cara menanam apel dari biji kualitas pohon apel memang sangat ditentukan dari kualitas biji yang anda pilih. Biji yang bagus adalah dari apel yang memiliki varietas unggul. Akan lebih baik jika anda menanam biji apel yang anda beli dari toko tanaman buah. Hal tersebut dikarenakan tidak semua apel yang anda makan bisa menghasilkan biji yang bisa tumbuh. Anda pasti tidak ingin sudah menunggu lama untuk melihat biji apel tumbuh akan tetapi biji yang anda tunggu tersebut tidak tumbuh karena berasal dari apel yang biasa. Untuk bisa tumbuh biji apel membutuhkan perlakukan yang khusus dan hanya bisa dilakukan oleh petani apel.

Jika anda sudah memiliki biji apel yang berkualitas maka anda bisa menanam biji apel tersebut. Cara menanam apel dari biji yang baik adalah dengan membiarkan biji tumbuh pada sebuah pot. Dengan biji tumbuh pada pot maka anda bisa mengawasi perkembangan biji tersebut. Jika biji sudah tumbuh maka anda tidak boleh segera memindah tanaman yang ada. Anda harus menunggu hingga tanaman memiliki ukuran lebih dari 25 cm. Hal tersebut dikarenakan jika anda menanam tanaman yang memiliki ukuran kurang dari 25 cm maka tanaman tersebut akan mudah untuk mati. Cara tanam apel dari biji memang cukup mudah asal anda mau untuk bersabar.


Pada saat tanaman masih dalam pot maka anda harus memberikan banyak tambahan nutrisi untuk tanaman tersebut. Dalam cara menanam apel dari biji memang sangat penting untuk selalu memberikan nutrisi pada tanaman. Hal tersebut dikarenakan pot memiliki ukuran yang kecil dan jika tidak diberikan tambahan nutrisi maka tanaman tersebut tidak akan tumbuh subur. Anda juga harus menyiram tanaman yang masih dalam pot dengan rutin. Waktu yang baik untuk menyiram adalah pada saat pagi hari dan juga sore hari. Pada pagi hari tanaman akan melakukan fotosintesis dan pada sore hari tanaman akan mencari zat yang akan digunakan untuk fotosintesis pada pagi hari.

Langkah selanjutnya dalam cara menanam apel dari biji adalah dengan memindahkan tanaman yang ada dalam pot ke kebun. Anda harus memastikan jika lahan yang anda pilih sesuai untuk tanaman apel. Tanaman yang satu ini membutuhkan tanah dengan unsur hara yang tinggi. Apabila anda merasa lahan yang anda gunakan belum bisa memenuhi kebutuhan nutrisi pada tanaman apel maka anda bisa memberikan pupuk pada sekitar tanaman tersebut.

Melihat penjelasan diatas maka anda pasti sudah mengerti cara menanam apel dari biji yang tepat. Jika anda tidak memperhatikan penjelasan diatas maka anda bisa gagal dalam menanam apel dari biji. Dengan memiliki pohon apel yang tumbuh deng